SEKILAS INFO

     » Selamat Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober 2020.
Minggu, 18 September 2016 - 23:44:42 WIB
RAKOR UPSUS PENINGKATAN PRODUKSI PADI DALAM RANGKA MENSUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN, 17 MARET 2015
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pojok Informasi - Dibaca: 441 kali

KUALA PEMBUANG - Upaya swasembada pangan nasional yang menjadi target utama program pembangunan pemerintah tiga tahun ke depan, Kabupaten Seruyan berperan serta turut serta mensukseskan program Upaya Khusus (UPSUS) dengan ditetapkannya sasaran target produksi tahun 2015 sebesar 21.301 ton gabah kering giling (gkg) dengan luas tanam 9.451 ha, sasaran target produksi tersebut meningkat 50% dibanding realisasi produksi padi tahun 2014 yaitu 13.456 ton gabah kering giling (GKG).

Upaya peningkatan produksi padi di Kabupaten Seruyan dengan sasaran target produksi seperti tersebut dapat dicapai dengan dukungan berbagai pihak baik dari Pemerintah Pusat, SKPD terkait, Camat, Lurah / Kepala Desa  dan pengawalan oleh TNI – AD melalui pelaksanaan program / kegiatan dari fasilitas APBN, APBD maupun seluruh lintas pemangku kepentingan terutama terkait dengan kegiatan perbaikan jaringan irigasi, ketersediaan benih / bibit, kemudahan mendapatkan pupuk, pendampingan penyuluhan dan pengawasan pemberian alat mesin pertanian.

 Anggaran harus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung Program UPSUS peningkatan produksi padi melalui program – program dan kegiatan yang telah dialokasikan pula pada APBD Kabupaten Seruyan, sehingga sasaran produksi yang telah ditetapkan dapat tercapai. kondisi ini sangat dipengaruhi oleh iklim, jaminan ketersediaan air, serta serangan organisme pengganggu tanaman / hama / penyakit dan bencana alam (banjir / kekeringan). untuk itu kita berharap semuanya dapat di antisipasi dan terkendali.

Tanya jawab dengan petani palaku usaha

Selain aspek – aspek tersebut, beberapa permasalahan yang dihadapi perlu diselesaikan segera antara lain;

  1. Perbaikan jaringan irigasi yang harus direspon positif oleh Dinas Pekerjaan Umum.
  2. Pendampingan penyuluh pertanian ditingkat desa dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian (BKPP) diharapkan dapat membantu kegiatan UPSUS ditingkat lapang.
  3. Peran serta Camat, Lurah / Kepala Desa secara berjenjang membentuk tim UPSUS didaerah masing – masing dalam upaya khusus swasembada pangan sebagai target utama.

Untuk itu percepatan pencapaian swasembada berkelanjutan padi, jagung, kedelai tahun anggaran 2015 dilaksanakan melalui program perbaikan dan rehabilitasi jaringan irigasi serta sarana pendukung lainnya. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lahan, jaringan irigasi, sarana produksi (pupuk dan benih), alat dan mesin pertanian dalam bentuk bantuan kepada petani/ kelompok tani yang dikenal dengan sebutan program Upaya Khusus (UPSUS).

Program upaya khusus dalam rangka mensukseskan kedaulatan pangan dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi di indonesia termasuk Provinsi Kalimantan Tengah yang tersebar di 13 (tiga belas) kabupaten dan 1 (satu) kota.

Bupati Seruyan H. Sudarsono, SH dan Kadistanak H. Sugian Noor, SPt, SE, MP berkesempatan mengunjungi Kelompok Tani Sabar Utama di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur

Dalam pencapaian swasembada tersebut tentunya lahan merupakan salah satu faktor produksi utama yang tidak tergantikan, berdasarkan data statistik pertanian di Kabupaten Seruyan terdapat lahan cadangan pertanian sebesar 8.200 ha. Sedangkan luas lahan sawah 3.687 ha, sehingga lahan cadangan pertanian tersebut apabila dioptimalkan dengan perbaikan dan penambahan jaringan irigasi tentunya sangat mempunyai potensi untuk tercapainya target sasaran produksi. Untuk Kabupaten Seruyan pada musim tanam Okmar 2014/2015 dan Asep 2015 sasaran luas tanam 9.451 ha. pada musim tanam Okmar 2015/2016 dan Asep 2016 telah ditetapkan sasaran luas tanam 9.857 ha dengan produksi 30.985 ton gabah kering giling.

Dalam rangka mensukseskan swasembada pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, maka Kabupaten Seruyan diberikan tanggung jawab yang cukup berat agar pelaksanaan dan realisasi sasaran produksi dapat terpenuhi.

Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian melalui dana dekon propinsi tahun 2015 memberikan dukungan berupa Optimasi Pemanfaatan Lahan (OPL) 800 ha dan jaringan irigasi 450 ha. sementara pada APBN-P 2015 memberikan dukungan berupa kegiatan pengembangan upsus mendukung jaringan irigasi 500 ha, pengembangan UPSUS  mendukung padi  Optimasi Pemanfaatan Lahan (OPL) 950 ha, Hand Traktor 3 unit, Rice Milling Unit (RMU) mesin penggilingan padi 1 paket dan Combine Harvester kecil 5 unit. sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Seruyan telah pula dialokasikan dalam DPA APBD untuk mendukung pencapaian swasembada pangan. Namun keberhasilan program UPSUS dari kementerian pertanian  tidak akan bisa tercapai tanpa adanya koordinasi dan sinergitas antar SKPD terkait. (SN/PS)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)